SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH
BULETIN SEKOLAH
Buletin SPENGA
📚 E-Bulga | Bacaannya Generasi Digital Bertransformasi
INOVASI SPENGA
Hallo
Semangat Pagi Sobat SPENGA. Silakan bisa ceki-ceki Inovasi SMPN 3 PEKALONGAN dengan klik tautan berikut :
APEL PAGI, SENIN 16 OKTOBER 2023
APEL PAGI TENTANG TATA TERTIB SEKOLAH, BUDAYA DIGITALISASI SEKOLAH DAN PAMITAN DARI GURU PINDAH TUGAS
Apel Pagi, Senin 16 Oktober 2023 di halaman SMP Negeri 3 Pekalongan, dipimpin oleh pembina apel pagi yaitu Ibu Dianita Rokhmiatining, S.Pd, dihadiri oleh seluruh peserta didik serta Bapak/Ibu guru dan karyawan SMP Negeri 3 Pekalongan.
KAMPANYE OLEH KADER ADIWIYATA
KAMPANYE KONSERVASI AIR,KAMPANYE KONSERVASI ENERGI, KAMPANYE PENGELOLAAN SAMPAH
Pada tanggal 9 Desember 2022, SMP Negeri 3 mengadakan kampanye gerakan PBLHS yang berute di sepanjang Jalan Merak hingga ke Jalan Pasir Kencana yang menempuh jarak 3 KM. Hal ini ditujukan untuk masyarakat sekitar SMP Negeri 3 dengan upaya peningkatan kepedulian terhadap lingkuhan hidup.
Kampanye kali ini, diikuti oleh para kader ADIWIYATA SMP Negeri 3 Pekalongan yang mengusung 3 tema sekaligus di antaranya: Konservasi air, Konservasi Energi dan Pengelolaan Sampah. Dalam narasi singkat para kader adiwiyata yang berjumlah total 80 peserta didik, mereka menyampaikan masing-maisng tema. Salah satu media yang digunakan adalah poster sebagai perantara untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Kampanye itu diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar SMP Negeri 3 disepanjang jalan merak hingga jalan pantai pasir kencana. Selaian kampanye, para kader adiwiyata juga melaksanakan aksi bersih pantai sebagai bentuk kepedulian lingkungan hidup untuk masyarakat sekitar.
![]() |
Dewan Penggalang kegiatan CBC di Deswita Pandansari |
Mimin Kembali lagi gais, kali ini kegiatan yang mimin sampaikan yaitu kegiatan CBC, apa itu CBC ?
CBC sendiri adalah pengembangan dari kegiatan sebelumnya yaitu bernama KBO atau Kemah Bakti Osis yang artinya kegiatan tersebut diutamakan untuk mengukuhkan kegiatan Osis sekaligus memperingati hari pramuka Indonesia maka dari itu kegiatanya berjudul KBO dan sekarang berganti nama CBC atau Character Building Camp. Melihat namanya kita bisa sedikit mengetahui arah dan tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut yaitu membentuk karater/pribadi melalui kegiatan perkemahan, dengan pengertian yang singkat tersebut kita bisa tahu bahwa kegiatan CBC itu bertujuan untuk membentuk karakter yang baru. karena kegiatan ini dilaksanakan oleh kelas 7 yang baru diharapkan sikap-sikap di sekolah SD yang masih menempel dapat dilunturkan dan ditambahkan dengan karakter yang baru agar lebih siap dan kuat menghadapi hambatan yang nantinya bisa dialami selama sekolah SMP. Nah, Kenapa kegiatan ini harus dilakukan di luar sekolah di tempat yang jauh, biasanya seorang manusia akan lebih terlihat survive ketika di luar lingkungannya dan bisa mengetahui bagiamana karakter orang tersebut dengan begitu karakter yang sebenarnya bisa diketahui dan akhirnya bisa ditambahkan dengan pembentukan kharakter yang baru.
Untuk kegiatan pertama setelah keberangkatan yaitu seluruh siswa dikumpulkan masing-masing kelompok untuk pembagian tenda terlebih daulu agar barang bawaan bisa di taruh dengan rapih, selanjutnya mengikuti upacara pembukaan untuk membuka kegiatan pelaksanaan CBC pada tahun 2022. Setelah kegiatan Upacara Pembukaan selesai langsung dilanjutkan dengan Literasi, nah kegiatan CBC kali in yang baru adalah diisi kegiatan Literasi karena bagaimanapun berliterasi juga dapat menumbuhkan karakter siswa dalam membaca dan memahami tentang hal baru untuk itu kegiatan literasi diisi juga dalam kegiatan CBC karena dapat meningkatkan karakter siswa tersebut
![]() |
Kegiatan Literasi oleh Kak Ipin |
Kegiatan literasi sekaligus diisi untuk Yel-yel regu yang nantinya akan dinilai untuk mendapatkan hadiah, setelah kegiatan literasi dilanjutkan kegiatan bersih-bersih untuk bersiap kegiatan sholat bersama dan mengaji bersama lalu disambung kembali dengan kegiatan Api Unggun dan pentas seni. Kegiatan Api Unggun adalah kegiatan yang selalu dinanti oleh siswa dalam setiap kegiatan yang berbau kemah karena meskipun kegiatan hanya berupa membakar kayu yang menjadikan timbulnya api besar namun disisi lain memiliki kehangatan dan kedekatan bersama untuk saling bersatu dan menghangatkan. Api unggun berasal dari dua kata yaitu api yang berarti agni, geni, bromo, latu dan unggun yang berarti onggokan kayu atau tumpukan kayu. Api unggun mengandung makna yang mendalam yaitu api yang berkobar menyala yakni semangat yang membara, selain itu panasnya api unggun juga memiliki makna kekuatan dan cahaya memiliki makna petunjuk persaudaraan dan persatuan. Dibawah ini merupakan fungsi dari api unggun :
- Alat penghangat ketika dingin
- Alat penerangan ketika gelap gulita
- Alat pengusir binatang buas di hutan
- Alat ketentraman dan kegembiraan
![]() |
Api Unggun |
![]() |
Latihan Pelafalan Dasa Dharma |
Belanjut kegiatan hari berikutnya yaitu dimulai kegiatan senam pagi, outbond dan ada kegiatan jelajah yang diakhiri dengan kegiatan river tubing, kegiatan yang ditujukan untuk membangun kekompakan, meningkatkan nilai sosial kepada anggota tim untuk meningkatkan kerjasama, saling pengertian dan menghargai orang lain dan bisa meningkatkan kreatifitas serta cara survive dalam menghadapi rintangan, karena dalam kegiatan jelajah disediakan pos-pos yang harus dilalui yang berisi rintangan-rintangan yang harus dipecahkan. Karena tak lupa tujuan kegiatan CBC yaitu untuk membentuk karakter jadi apapun nilai-nilai yang dapat dibangun dalam kegiatan CBC harus dibangun agar nanti setelah selesai kegiatan CBC Peserta Didik mendapat pengalaman baru dan karakter baru yang dapat ditumbuhkan dan ditingkatkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Apa itu UKBI?
Untuk menyetarakan bahasa Indonesia agar
sejajar dengan bahasa-bahasa besar di dunia, Badan Pengembangan dan Pembinaan
Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan Uji Kemahiran
Berbahasa Indonesia (UKBI). UKBI merupakan tes standar untuk mengetahui
kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia. Sebagai bangsa yang memiliki
bahasa modern yang multifungsi dan memiliki jumlah penutur yang besar, bangsa
Indonesia memang harus memiliki sarana evaluasi mutu penggunaan bahasa
Indonesia. Tanpa menafikan peran wahana lain, UKBI memiliki fungsi yang amat
strategis, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas bahasa Indonesia serta
penggunaan dan pengajarannya di dalam dan luar negeri, tetapi juga untuk
memupuk sikap positif dan rasa bangga masyarakat Indonesia terhadap bahasanya.
Penggunaan Uji Kemahiran Berbahasa
Indonesia (UKBI) di masyarakat telah diatur di dalam Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun 2016 tentang Standar Kemahiran
Berbahasa Indonesia. Hak Cipta UKBI tertuang di dalam Surat Pendaftaran Ciptaan
Kementerian Hukum dan HAM Nomor 023993 dan 023994 tertanggal 8 Januari Tahun
2004 dan telah diperbarui pada tahun 2011 atas nama Badan Pengembangan dan
Pembinaan Bahasa.
Apakah UKBI Adaptif itu?
UKBI Adaptif merupakan tes untuk mengukur kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia yang desain ujinya disesuaikan dengan estimasi kemampuan peserta uji, mulai dari kemahiran yang terendah hingga kemahiran yang tertinggi. UKBI Adaptif dikembangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dan pelaksanaan ujinya dilakukan secara daring.
Apa karakteristik khusus UKBI Adaptif?
Setiap peserta akan mendapatkan jumlah
soal dan waktu uji yang berbeda sesuai dengan estimasi kemampuannya. Misalnya,
saat peserta mengikuti Seksi I Mendengarkan, pada tahap awal peserta uji akan
mengikuti satu teslet uji yang berisi lima butir soal. Jawaban peserta atas
lima butir soal tersebut akan menentukan jenis teslet uji selanjutnya yang akan
diterima peserta uji, apakah dilanjutkan dengan karakteristik soal yang lebih
mudah, setara, atau lebih sulit. Pada saat peserta uji berada dalam jenjang
teslet yang setara secara berturut-turut selama dua kali, tes berhenti untuk
peserta uji yang bersangkutan. Jumlah maksimal teslet uji yang dikerjakan
peserta adalah 9 pada Seksi Mendengarkan dengan waktu maksimal sejumlah 30
menit.
Setelah peserta uji selesai mengikuti
Seksi Mendengarkan, secara otomatis peserta uji akan diarahkan untuk mengikuti
Seksi II Merespons Kaidah. Pola sebagaimana pada Seksi I pun akan berlaku pada
Seksi II. Hasil jawaban peserta uji pada teslet uji pertama akan menentukan
jenis soal yang akan dikerjakan peserta uji selanjutnya. Waktu maksimal peserta
uji pada Seksi ini adalah selama 25 menit dengan jumlah teslet maksimal 5
teslet.
Setelah berhenti pada teslet uji
tertentu pada Seksi II, peserta uji akan secara otomatis beralih ke Seksi III
Membaca. Pola sebagaimana pada Seksi I dan II pun berlaku pada Seksi III.
Jumlah maksimal teslet uji yang dikerjakan peserta adalah 9 teslet pada Seksi
Membaca dengan waktu maksimal sejumlah 45 menit.
Penjelasan tentang proses yang dilalui
peserta tersebut mungkin tampak lebih rumit daripada apa yang terjadi dan
dirasakan oleh setiap peserta saat mengikuti UKBI Adaptif. Karena segala
sesuatu berjalan dengan otomatis, setiap peserta tidak akan menyadari proses
yang berlangsung berdasarkan algoritma komputer tersebut. Peserta cukup berkonsentrasi
penuh untuk menyelesaikan soal yang tersaji dengan apik lalu bersiap
mendapatkan sertifikat digital yang secara otomatis pula akan dikirim melalui
pos-el atau melalui akun peserta dalam aplikasi. Sertifikat akan ditandatangani
oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Selamat menguji diri.
Teruji lebih terpuji. Teruji UKBI Bukti Cinta NKRI. ( Source :